Senin, 22/3/2010 | 14:23 WIB
KOMPAS.com - Menurut data yang diterima oleh lembaga konsultan manajemen Accenture, pada awal penerimaan pegawai, presentasi perempuan dalam perusahaan adalah 40 persen. Namun jumlah tersebut menyusut menjadi 16 persen saja di level eksekutif. Artinya, tak semua perempuan sanggup mencapai jenjang karier yang diinginkan.
Pada dasarnya, ada dua hal yang bisa meningkatkan kinerja Anda dalam perusahaan. Hal tersebut dilihat dari kemampuan secara personal, dan dalam beradaptasi dengan lingkungan kerja. Simak penjelasan lengkapnya dari Yulia Yasmina, Consulting Tallent and Organization Level Performance dari Accenture, dalam acara media briefing "Kepemimpinan dan Keuletan Perempuan di BNI 46, Jumat (19/3/2010) lalu.
* Personal
1. Tingkatkan kemampuan lebih dari orang lain
Teman sekubikel atau partner Anda mampu melakukan tugas tambahan dari atasan? Anda juga harus mampu. Mereka bahkan bisa jadi sumber kekuatan Anda dalam meningkatkan kemampuan dan kinerja. Saling menyemangati satu sama lain dan bersaing secara sehat adalah kunci untuk meningkatkan kemampuan Ada.
2. Menghargai dan melindungi diri sendiri
Ingin sukses? Jaga diri sendiri. Anda tidak perlu membandingkan diri dengan orang lain. Kesehatan tubuh, jiwa, dan pikiran, adalah modal utama untuk menuju kesuksesan. Mereka yang terbiasa hidup disiplin dalam hidup sehari-hari (menjaga pola makan, cukup istirahat, dan latihan) juga akan disiplin dalam pekerjaan.
3. Mengubah pandangan hidup
Pola pikir sempit, mudah mundur dalam menghadapi tantangan, gampang putus asa? Buang jauh-jauh sifat penghambat itu. Tantangan adalah bentuk lain dari kesempatan dalam hidup.
4. Mengubah sifat malas dan ogah-ogahan
Anda pasti tahu apa yang bisa Anda lakukan. Saat terjebak dalam suatu acara gathering yang tidak menyenangkan, Anda bisa tetap berlaku sopan. Anda tidak harus terang-terangan menunjukkan kalau Anda malas dan tidak minat bersosialisasi dalam acara tersebut.
* Lingkungan organisasi dan pekerjaan
1. Menjadi diri sendiri
Anda tidak perlu menjadi orang lain agar bisa sukses seperti mereka. Kenali apa yang bisa menjadi kekuatan Anda. Sebaliknya, kelemahan yang ada dalam diri Anda adalah hal yang harus diperangi.
2. Mengelola perasaan takut dan tertekan
Rasa takut dan stres berlebihan adalah penghambat dalam dunia kerja. Sebagai pemimpin Anda perlu mengatasi rasa takut dan tertekan agar tidak berkembang menjadi panik. Sebab jika Anda sudah panik, maka Anda tidak bisa berpikir sehat dan jernih. Anda sudah dikalahkan oleh perasaan negatif.
3. Pantang menyerah
Anak buah dan bawahan Anda butuh role model. Seperti apa sikap Anda? Itulah yang membuat mereka tetap semangat dan maju dalam menghadapi berbagai tantangan. Jangan pernah melibatkan masalah keluarga, teman, dan kehidupan pribadi dalam pekerjaan Anda. Kinerja akan terganggu dan Anda tidak produktif.
4. Terhubung dengan banyak kolega
Kesukesesan tidak bisa didapat dengan sendirinya. Anda tetap butuh bantuan orang lain. Kesuksesan yang ada dibangun oleh kerja keras tim, jejaring, dan link yang Anda miliki.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar