Jumat, 28 Mei 2021

Alam yg jadi saksi

 Sejenak kumenengok duniaku yg telah lama kutinggalkan.

Kurangkai angan dalam sepi,senyummu mengajak langkah ini memasuki dunia kita...

Ah.... kubuat bosan pikiranku 

Terlelap tujuan mengapai mimpi yg hilang menyeberang benua.

Selasa, 25 Juni 2019

Lingkungan ST.Agustinus ,Paroki Dahor Balikpapan

Kepada seluruh umat Lingkungan ST.Agustinus ,Paroki Dahor Balikpapan.
Kami kel.Hetmina Saumana mengucapkan terima kasih yang tak'terhingga atas semua bantuannya kepada kami,atas meninggalnya orangtua /Ayah kami William Cornell Hetmina.
Dari awal berita kematian yang kami sampaikan,dengan penuh perhatian seluruh umat Lingkungan ST.Agustinus telah membantu kami,hingga saat pemakamannya.
Hanya doa yang dapat kami panjatkan..ucapan syukur kepada Allah ,karena kami telah menjadi bagian dari umat ling.ST.Agustinus.
Tiada kata yang dapat kami berikan,selain doa
Karena umat Ling.ST.Agustinus telah memberikan yang terbaik .
Kepada ...
Bapak Jhoni Yap ketua ling.ST.Agustinus
Bapak / Ibu Jimmy Yap
Ibu Anita
Ibu Indra/Bapak
Ibu Dian
Dan semua umat Ling.ST.Agustinus Balikpapan
Terima kasih dari kami











Selamat jalan papa...( William Cornell Hetmina)

Tak dapat kuhindari apa yang telah menjadi takdir Ilahi..
Balikpapan,15 April 2019,malaikat telah menjemputmu.
telah kukumpulkan kesiapan untuk menulis tentang kepergianmu ...
Jika saja...kumampu
Meminta kepada Tuhanku untuk memberi sedikit waktu,..
Jika saja....kubisa,memberikan yang terbaik untukmu...
Semua telah memainkan anganku,airmata seakan tiada arti .
Papa...selamat jalan menuju surga,kau akan bertemu dengan mama ,berbincanglah tentang anak anakmu dan semua yang kita alami bersama tanpa mama.
Semua nasehatmu,..baru kumengerti
Semua ketegasanmu ..baru kupahami
Semua kemarahanmu ..baru kupelajari
Meski terlambat tapi kami akan berusaha melakukan semua nasehatmu..
"Selalu memberikan yang terbaik dari apa yang bisa kamu berikan"








Rabu, 09 Januari 2019

Untukmu Sahabat sejati...

Inikah yang dinamakan Desember kelabu ?
Lagu itu sering kudengar tapi tanpa makna
tapi di bulan Desember 2018 ini baru terasa bermakna,

Sahabat kau telah pergi kedunia Barumu...
menyisakan kehilangan ,seluruh keluarga kerabat juga untukku terasa,
baru kemarin kau datang bercerita tentang dinamika hidupmu yang tergores karena lidah yang terlalu tajam menyisakan luka yang takkan mungkin terhapus

Mungkin saat ini kau telah tenang karna tak membawa lukamu
tapi aku yang disini akan terus memahami lukamu
seperti janjiku saat terakhir kau datang akan berada digaris depan jika ada nyanyian sumbang tentangmu

Sahabat... tenanglah kau disana dan bernyanyilah disurga
kebaikan yang pernah kau lakukan didunia akan abadi dalam benak yang pernah menerimanya

Balikpapan Desember 2018

 

Senin, 12 Januari 2015

Wellcome 2015...........


Dear diary, Tanpa terasa tahun 2014 telah berlalu tentu mempunyai banyak cerita yang tersimpan dalam kehidupan kita. Suka ataupun duka adalah rentetan cerita yang telah kita lalui namun mungkin masih membekas dalam hati.....well kita telah memasuki 2015 adalah tahun yang baru tentu kita mempunyai resolusi atau masih tertidur dengan tahun 2014 ? hanya kita masing masing yang bisa menjawabnya..... Begitu banyak tantangan yang akan kita hadapi kedepannya ....mengejar mimpi yng mungkin belum terwujud tapi dengan semangat dan kemauan yang besar niscaya mimpi itu akan menjadi kenyataan. Jangan tengok kebelakang .....meski masalalu masih menarikmu

Jumat, 19 April 2013

Menyambut Hari Kartini 21 April ,Sekilas Riwayat " Raden Ajeng Kartini "

Sewaktu RA Kartini dilahirkan, ayahnya masih berkedudukan sebagai Wedono Mayong, sedangkan ibunya adalah seorang wanita berasal dari desa Teuk Awur yaitu Mas Ajeng Ngasirah yang berstatus garwo Ampil. RMAA Sosroningrat dan urutan keempat dari ibu kandung Mas Ajeng Ngasirah, sedangkan eyang RA Kartini dari pihak ibunya adalah seorang Ulama Besar pada jaman itu bernama Kyai Haji Modirono dan Hajjah Siti Aminah. Istri kedua ayahnya yang berstatus garwo padmi adalah putri dari bangsawan yang dikawini pada tahun 1875 keturunan langsung bangsawan tinggi madura yaitu Raden Ajeng Woeryan anak dari RAA Tjitrowikromo yang memegang jabatan Bupati Jepara sebelum RMAA Sosroningrat. Perkawinan dari kedua istrinya itu telah membuahkan putera sebanyak 11 (sebelas) orang. Mula pertama udara segar yang dihirup RA KArtini adalah udara desa yaitu sebuah desa di Mayong yang terletak 22 km sebelum masuk jantung kota Jepara. Disinilah nia dilahirkan oleh seorang ibu dari kalangan rakyat biasa yang dijadikan garwo ampil oleh wedono Mayong RMAA Sosroningrat. Anak yang lahir itu adalah seorang bocah kecil dengan mata bulat berbinar-binar memancarkan cahaya cemerlang seolah menatap masa depan yang penuh tantangan. Hari demi hari beliau tumbuh dalam suasana gembira, dia ingin bergerak bebas, berlari kian kemari, hal yang menarik baginya ia lakukan meskipun dilarang. Karena kebebasan dan kegesitannya bergerak ia mendapat julukan “TRINILÝ dari ayahnya. Kemudian setelah kelahiran RA Kartini yaitu pada tahun 1880 lahirlah adiknya RARoekmini dari garwo padmi. Pada tahun 1881 RMAA Sosroningrat diangkat sebagai Bupati Jepara dan beliau bersama keluarganya pindah ke rumah dinas Kabupaten di Jepara. Pada tahun yang sama lahir pula adiknya yang diberi nama RA Kardinah sehingga si trinil senang dan genbira dengan kedua adiknya sebagai teman bermain. Lingkungan Pendopo Kabupaten yang luas lagi megah itu semakin memberikan kesempatan bagi kebebasan dan kegesitan setiap langkah RA Kartini. Sifat serba ingin tahu RA Kartini inilah yang mrnjadikan orang tuanya semakin memperhatikan perkembangan jiwanya. Memang sejak semula RA Kartini paling cerdas dan penuh inisiatif dibandingkan dengan saudara perempuan lainnya. Dengan sifat kepemimpinan RA Kartini yang menyolok, jarang terjadi perselisihan diantara mereka bertiga yang dikenal dengan nama “TIGA SERANGKAIÝ meskipun dia agak diistimewakan dari yang lain. Agar puterinya lebih mengenal daerah dan rakyatnya RMAA Sosroningrat sering mengajak ketiga puterinya tourney dengan menaiki kereta. Ini semua hanya merupakan pendekatan secara terarah agar puterinya kelak akan mencintai rakyat dan bangsanya, sehingga apa yang dilihatnya dapat tertanam dalam ingatan RA Kartini danadik-adiknya serta dapat mempengaruhi pandangan hidupnya setelah dewasa. Saat mulai menginjak bangku sekolah “EUROPESE LAGERE SCHOOLÝ terasa bagi RA Kartini sesuatu yang menggembirakan. Karena sifat yang ia miliki dan kepandaiannya yang menonjol RA Kartini cepat disenangi teman-temannya. Kecerdasan otaknya dengan mudah dapat menyaingi anak-anak Belanda baik pria maupun wanitanya, dalam bahasa Belanda pun RA Kartini dapat diandalkan. Menjelang kenaikan kelas di saat liburan pertama, NY. OVINK SOER DAN SUAMINYA MENGAJAK ra Kartini beserta adik-adiknya Roekmini dan Kardinah menikmati keindahan pantai bandengan yang letaknya 7 km ke Utara Kota Jepara, yaitu sebuah pantai yang indah dengan hamparan pasir putih yang memukau sebagaimana yang sering digambarkan lewat surat-suratnya kepada temannya Stella di negeri Belanda. RA Kartini dan kedua adiknya mengikuti Ny. Ovink Soer mencari kerang sambil berkejaran menghindari ombak, kepada RA Kartini ditanyakan apa nama pantai tersebut dan dijawab dengan singkat yaitu pantai Bandengan. Kemudian Ny. Ovink Soer mengatakan bahwa di Holland pun ada sebuah pantai yang hamper sama dengan bandengan namanya “Klein Scheveningen secara spontan mendengar itu RA Kartini menyela¦..kalau begitu kita sebut saja pantai bandengan ini dengan nama Klein Scheveningen. Selang beberapa tahun kemudian setelah selesai pendidikan di EUROPASE LEGERE SCHOOL, RA Kartini berkehendak ke sekolah yang lebih tinggi, namun timbul keraguan di hati RA Kartini karena terbentur pada aturan adapt apalagi bagi kaum ningrat bahwa wanita seperti dia harus menjalani pingitan. Memang sudah saatnya RA Kartini memasuki masa pingitan karena usianya telah mencapai 12 tahun lebih, ini semua demi keprihatinan dan kepatuhan kepada tradisi ia harus berpisah pada dunia luar dan terkurung oleh tembok Kabupaten. Dengan semangat dan keinginannya yang tak kenal putus asa RA Kartini berupaya menambah pengetahuannya tanpa sekolah karena menyadari dengan merenung dan menangis tidaklah akan ada hasilnya, maka satu-satunya jalan untuk menghabiskan waktu adalah dengan tekun membaca apa saja yang di dapat dari kakak dan juga dari ayahnya. Beliau pernah juga mengajukan lamaran untuk sekolah dengan beasiswa ke negeri Belanda dan ternyata dikabulkan oleh Pemerintah Hindia Belanda, hanya saja dengan berbagai pertimbangan maka besiswa tersebut diserahkan kepada putera lainnya yang namanya kemudian cukup terkenal yaitu H. Agus Salim. Walaupun RA Kartini tidak berkesempatan melanjutkan sekolahnya, namun himpunan murid-murid pertama Kartini yaitu sekolah pertama gadis-gadis priyayi Bumi Putera telah dibina diserambi Pendopo belakang kabupaten. Hari itu sekolah Kartini memasuki pelajaran apa yang kini dikenal dengan istilah Krida dimana RA Kartini sedang menyelesaikan lukisan dengan cat minyak. Murid-murid sekolahnya mengerjakan pekerjaan tangan masing-masing, ada yang menjahit dan ada yang membuat pola pakaian. Adapun Bupati RMAA Sosroningrat dan Raden Ayu tengah menerima kedatangan tamu utusan yang membawa surat lamaran dari Bupati Rembang Adipati Djojoadiningrat yang sudah dikenal sebagai Bupati yang berpandangan maju dan modern. Tepat tanggal 12 November 1903 RA Kartini melangsungkan pernikannya dengan Bupati Rembang Adipati Djojodiningrat dengan cara sederhana. Pada saat kandungan RA Kartini berusia 7 bulan, dalam dirinya dirasakan kerinduan yang amat sangat pada ibunya dan Kota Jepara yang sangat berarti dalam kehidupannya. Suaminya telah berusaha menghiburnya dengan musik gamelan dan tembang-tembang yang menjadi kesayangannya, namun semua itu membuat dirinya lesu. Pada tanggal 13 September 1904 RA Kartini melahirkan seorang bayi laki-laki yang diberi nama Singgih/RM. Soesalit. Tetapi keadaan RA Kartini semakin memburuk meskipun sudah dilakukan perawatan khusus, dan akhirnya pada tanggal 17 September 1904 RA Kartini menghembuskan nafasnya yang terakhir pada usia 25 tahun. Kini RA Kartini telah tiada, cita-cita dan perjuangannya telah dapat kita nikmati, kemajuan yang telah dicapai kaum wanita Indonesia sekarang ini adalah berkat goresan penanya semasa hidup yang kita kenal dengan buku “HABIS GELAP TERBITLAH TERANG. Sumber : jeparakab.go.id Tags: Ajeng, Aminah, Bandengan, Bangsawan, Belanda, Bernama, Binar, Bocah, DAN SUAMINYA, Hajjah, Holland,Kebebasan, Kelahiran, Kyai, Madura, Mayong, Ngasirah, Ny, Padmi, Pendopo, Perkawinan, Pertama, Pingitan,Putera, Putrid, Ra Kartini, Rmaa, Roekmini, , Siti Aminah, Stella, Tjitrowikromo,Trinil, , Wedono

Senin, 15 April 2013

Anak Kanker Butuh Kalori Dan Protein Tinggi

JAKARTA, KOMPAS.com — Bagi anak yang menderita kanker, makanan dibutuhkan sebagai bagian dari terapi suportif. Selain bersih dan tidak tercemar kuman, anak juga butuh makanan tinggi kalori dan tinggi protein dengan pola gizi seimbang. Pola gizi seimbang tak hanya diperlukan untuk pertumbuhan anak, tetapi juga penting bagi anak yang menderita kanker. Pada beberapa pasien kanker, anak memang tidak ditemukan masalah dengan makan selama perawatan. Mereka masih dapat makan dengan cukup untuk memperoleh nutrisi yang diperlukan. Namun, sebagian pasien mengalami kesulitan makan sehingga berat badannya turun dan pertumbuhannya terganggu. Menurut Dr Djajadiman Gatot, SpA(K), konsultan onkologi anak dari FKUI/RSCM, jika anak mengalami susah makan, perlu dilihat terlebih dahulu penyebabnya. "Kalau disebabkan oleh efek dari obat kemoterapi, biasanya akan diberikan obat penghilang rasa mual," ujar dokter berusia 61 tahun ini. Rasa mual memang kerap terjadi pada pasien yang mendapat kemoterapi. Tidak memberikan vitamin Pada anak dengan kanker, pemberian makanan diperlukan untuk membantu mencapai pertumbuhan normal dan penambahan berat badan serta mencegah terjadinya masalah yang kemungkinan akan terjadi. Berbeda dengan anak-anak sehat, pasien kanker anak tidak dianjurkan mengonsumsi vitamin. Dikhawatirkan, vitamin yang diberikan justru diambil oleh sel kankernya. "Sel leukemia terutama sangat rakus dan aktif," ujar Dr Djajadiman. Susu dan makanan yang cukup energi bisa diberikan. Dalam buku Immunity Foods for Healthy Kids, Lucy Burney menyarankan agar makanan utama dan kudapan ringan, dalam jumlah sedikit, lebih sering diberikan kepada anak yang sedang dalam pengobatan kemoterapi. Makanan tersebut sebaiknya tinggi protein nabati, serat larut air, dan asam lemak esensial demi membantu keseimbangan zat gizi dalam tubuh. Di sisi lain, anak yang mendapat pengobatan dengan menggunakan steroid cenderung mempunyai efek menahan air yang kemudian akan menambah berat badan. Bagi anak dengan kanker, sangat disarankan diet tinggi sayur dan buah karena akan membantu mengeluarkan kelebihan air. Asam lemak sebaiknya dihindari. Sebaliknya, anak bisa diberikan makanan yang mengandung gandum, ikan, kedelai, kacang-kacangan, dan lain-lainnya. Makanan ringan yang diberikan sebaiknya terdiri dari buah dan sayur. Serat yang diperoleh dari buah dan sayur akan membantu menyeimbangkan kadar glukosa darah serta membantu mengeluarkan racun dan zat karsinogen dari tubuh. Memasukkan brokoli dalam menu harian anak juga bisa dilakukan, mengingat sayur ini mengandung komponen yang bersifat antikarsinogenik. Makanan kaya vitamin C mempunyai efek memperbaiki. Vitamin C digunakan untuk membuat kolagen yang memperkuat membran sel sehingga membantu menghentikan pembelahan sel kanker. Jangan memaksa makan Orangtua perlu memastikan anaknya yang menderita kanker memperoleh zat gizi yang baik. St Jude Children’s Research Hospital memberikan anjuran sebagai berikut: - Pasien kanker cenderung mengonsumsi sedikit makanan saat masa siklus perawatan, tetapi akan membaik di antara siklus tersebut. Dorong anak untuk mengonsumsi makanan lebih banyak saat mereka dalam kondisi membaik. - Kadang kala anak terlalu sakit untuk makan atau minum berlebihan. Pada saat itu, secara rutin tawarkan makanan atau minuman yang disukainya. Hal ini akan membantu anak menambah energi. - Ingatkan anak saat tiba waktunya makan, tetapi jangan memaksanya. - Berikan makanan yang diminta. Namun, jika makanan yang diinginkan tidak bisa diperoleh dalam satu jam, jangan habiskan waktu untuk mencarinya. Biasanya nafsu makan anak sudah turun setelah periode itu. - Langkah terbaik adalah tidak memaksa anak untuk makan, terutama yang masih kecil. Sebab, mereka cenderung melakukan hal yang berlawanan dari yang Anda inginkan. - Alasan di balik kebutuhan zat gizi yang baik bisa dijelaskan kepada anak yang sudah besar. Mereka juga bisa dilibatkan dalam memenuhi kebutuhan gizinya setinggi mungkin.